Islamic Science & Medical Education
Integrasi Sains Islam dalam Pendidikan Kedokteran
ISMED — Islamic Science & Medical Education merupakan platform akademik yang dikembangkan oleh dr. Mira Susfita, M.Pd.I. sebagai ruang pengembangan keilmuan pada bidang Pendidikan Sains Islam dan penerapannya dalam pendidikan kedokteran.
Melalui ISMED, Mira Susfita mengembangkan kajian, penelitian, publikasi, pendidikan, serta pengembangan kurikulum untuk memahami bagaimana ilmu dan pendidikan kedokteran dapat ditempatkan dalam kerangka worldview Islam, adab, etika, dan tanggung jawab profesional, dengan tetap mempertahankan standar ilmiah, evidence-based medicine, kompetensi klinis, dan profesionalisme kedokteran.
Pendidikan Sains Islam menjadi landasan keilmuan, sedangkan pendidikan kedokteran menjadi wilayah utama penerapan dan pengembangannya.
Mengapa ISMED?
Pendidikan kedokteran tidak hanya membentuk kemampuan untuk memahami penyakit, melakukan tindakan klinis, dan mengambil keputusan medis.
Dokter juga berhadapan dengan manusia, kehidupan, penderitaan, kewenangan, teknologi, nilai, etika, dan tanggung jawab profesional.
Karena itu, pendidikan kedokteran juga perlu mempertanyakan:
Untuk tujuan apa ilmu dipelajari dan digunakan?
Bagaimana pasien dan martabat manusia ditempatkan?
Bagaimana kewenangan medis dijalankan secara bertanggung jawab?
Dokter seperti apa yang hendak dibentuk melalui pendidikan?
Pada wilayah inilah Mira Susfita melalui ISMED mengembangkan kajian Pendidikan Sains Islam dan penerapannya dalam pendidikan kedokteran.
Fokus Akademik
Pendidikan Sains Islam
Kajian mengenai worldview Islam, konsep ilmu, epistemologi, Islamisasi dan integrasi ilmu, adab, serta tujuan pendidikan.
Pendidikan Sains Islam menjadi landasan konseptual untuk memahami bagaimana ilmu dipelajari, ditempatkan, dan digunakan secara bertanggung jawab.
Pelajari Pendidikan Sains Islam →
Sains Islam dalam Pendidikan Kedokteran
Pengembangan kerangka untuk menerapkan Pendidikan Sains Islam dalam pendidikan kedokteran.
Integrasi tidak dipahami sekadar sebagai penambahan ayat Al-Qur'an, hadis, atau terminologi Islam ke dalam materi medis. Melalui ISMED, integrasi dikembangkan pada tingkat yang lebih mendasar: worldview, konsep ilmu, tujuan pendidikan, kurikulum, pembelajaran, adab, etika, dan profesionalisme.
Pendekatan ini tetap menempatkan metodologi ilmiah, evidence-based medicine, kompetensi klinis, dan keselamatan pasien sebagai bagian fundamental pendidikan kedokteran.
Jelajahi Sains Islam dalam Pendidikan Kedokteran →
Adab dalam Pendidikan Kedokteran
Kajian mengenai hubungan ilmu, adab, etika, kewenangan, tanggung jawab, dan profesionalisme dokter.
Dalam kerangka ISMED, adab tidak hanya dipahami sebagai kesopanan atau perilaku baik. Adab berkaitan dengan kemampuan untuk menempatkan ilmu, diri, pasien, kewenangan, dan tanggung jawab secara tepat.
Adab tidak dimaksudkan sebagai pengganti etika atau profesionalisme kedokteran, tetapi dikembangkan sebagai salah satu fondasi konseptual bagi pembentukan dokter yang berilmu, berakhlak, beradab, etis, dan profesional.
Kerangka ISMED
Kerangka ISMED merupakan kerangka pengembangan akademik yang digunakan Mira Susfita untuk menghubungkan Pendidikan Sains Islam dengan pendidikan kedokteran:
Kerangka tersebut berangkat dari pandangan bahwa pendidikan tidak hanya berkaitan dengan apa yang diketahui seseorang, tetapi juga bagaimana ilmu dipahami, ditempatkan, dan digunakan.
Salah satu landasan konseptual yang digunakan dalam pengembangan ISMED berasal dari tradisi intelektual Islam, terutama pemikiran Syed Muhammad Naquib al-Attas mengenai worldview Islam, ilmu, Islamisasi ilmu, adab, dan ta'dib.
Melalui ISMED, Mira Susfita mengembangkan landasan tersebut dalam konteks Pendidikan Sains Islam dan pendidikan kedokteran, serta mendialogkannya dengan perkembangan kontemporer dalam pendidikan sains, medical education, etika, dan profesionalisme kedokteran.
Dari Gagasan menuju Penelitian dan Pendidikan
Melalui ISMED, Mira Susfita mengembangkan gagasan akademik menjadi penelitian, publikasi, pendidikan, dan bentuk pengembangan akademik yang dapat diterapkan dalam pendidikan kedokteran.
Penelitian & Publikasi
Pengembangan kajian konseptual dan penelitian empiris pada Pendidikan Sains Islam, Islamic Medical Education, adab, dan profesionalisme dokter.
Kurikulum & Pembelajaran
Pengembangan kerangka, modul, capaian pembelajaran, dan pendekatan pendidikan untuk integrasi Sains Islam dalam pendidikan kedokteran.
Seminar & Workshop
Seminar, diskusi, dan pelatihan akademik mengenai Pendidikan Sains Islam, integrasi ilmu, adab, etika, dan profesionalisme.
Kolaborasi Akademik
Kolaborasi penelitian, publikasi, pendidikan, dan pengembangan program bersama fakultas kedokteran, perguruan tinggi, akademisi, peneliti, serta institusi yang memiliki kebutuhan relevan.
Ruang Kolaborasi Akademik
Keahlian yang dikembangkan Mira Susfita melalui ISMED terbuka untuk kolaborasi dengan fakultas kedokteran, program studi pendidikan dokter, perguruan tinggi Islam, akademisi, peneliti, pendidik kedokteran, dan institusi pendidikan yang memiliki perhatian terhadap integrasi Islam dan pendidikan kedokteran.
Kolaborasi dapat dikembangkan dalam bentuk penelitian, publikasi, seminar, workshop, pengembangan pembelajaran, modul, kurikulum, maupun program akademik sesuai kebutuhan institusi.
Pendekatan yang dikembangkan tidak dimaksudkan untuk menyeragamkan pendidikan kedokteran. Setiap institusi memiliki visi, budaya akademik, karakter, dan kebutuhan masing-masing.
Karena itu, Pendidikan Sains Islam dalam pendidikan kedokteran ditawarkan sebagai ruang kajian, dialog, penelitian, dan pengembangan pendidikan bagi institusi yang memiliki orientasi dan kebutuhan yang relevan.
Kolaborasi & Kegiatan Akademik
dr. Mira Susfita, M.Pd.I. terbuka untuk kolaborasi akademik dan kegiatan pengembangan pendidikan bersama fakultas kedokteran, perguruan tinggi Islam, program studi, institusi pendidikan, serta komunitas akademik yang memiliki perhatian pada Pendidikan Sains Islam dan pendidikan kedokteran.
Bentuk kegiatan dapat dikembangkan sesuai kebutuhan institusi, antara lain seminar dan kuliah tamu, narasumber diskusi akademik, workshop dan training, pengembangan pembelajaran dan modul, kajian kurikulum, serta kolaborasi penelitian dan publikasi.
Topik dapat disesuaikan dengan konteks dan kebutuhan institusi dengan tetap berada dalam bidang keahlian yang dikembangkan melalui ISMED.
Mira Susfita & ISMED
Mira Susfita
dr. Mira Susfita, M.Pd.I. adalah dokter, pendidik, dan peneliti dengan fokus akademik pada Pendidikan Sains Islam dan penerapannya dalam pendidikan kedokteran.
Latar belakang dalam kedokteran dan Pendidikan Agama Islam–Sains Islam menjadi dasar pengembangan kajiannya mengenai hubungan antara worldview Islam, ilmu, pendidikan, adab, etika, dan profesionalisme dokter.
Mira Susfita mengembangkan ISMED — Islamic Science & Medical Education sebagai platform akademik untuk membangun dan mendokumentasikan kajian, penelitian, publikasi, pendidikan, serta pengembangan konsep dan kurikulum pada persinggungan Pendidikan Sains Islam dan pendidikan kedokteran.
ISMED sekaligus menjadi identitas akademik yang merepresentasikan fokus keilmuan dan pengembangan profesional Mira Susfita.
ISMED — Islamic Science & Medical Education
Integrasi Sains Islam dalam Pendidikan Kedokteran
Pendidikan Sains Islam • Islamic Medical Education • Adab • Etika • Profesionalisme
Platform akademik dan identitas keilmuan Mira Susfita untuk mengembangkan kajian, penelitian, pendidikan, dan kolaborasi pada persinggungan Pendidikan Sains Islam dan pendidikan kedokteran.